Situs Pilihan

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini14243
mod_vvisit_counterKemarin16392
mod_vvisit_counterMinggu ini51736
mod_vvisit_counterMinggu lalu24518
mod_vvisit_counterBulan ini112335
mod_vvisit_counterBulan Lalu118754
mod_vvisit_counterTotal12336896

We have: 4 guests, 334 bots online
IP Anda: 54.166.5.230
 , 
Today: Feb 23, 2017
Februari 22, 2017

Setelah Naik Kelas, Apa Lagi?

PDF Cetak Surel

Ketika Indonesia sedang menjalani musim hujan, lembaga peradilan sedang mengalami musim syukuran. Ada yang potong tumpeng, bahkan potong bebek, meski kemudian harus potong gaji.

Di lingkungan peradilan agama, musim syukuran itu tiba bersamaan dengan terbitnya dua Keputusan Ketua Mahkamah Agung, 9 Februari 2017 lalu. Keputusan pertama, Nomor 37/KMA/SK/II/2017, menetapkan kenaikan kelas 29 Pengadilan Agama (PA) kelas II menjadi kelas IB dan 21 PA kelas IB menjadi kelas IA. Sedangkan keputusan kedua, Nomor 38/KMA/SK/II/2017, menetapkan kenaikan kelas dua  Mahkamah Syar’iyah (MS) kelas II menjadi kelas IB.

“Dalam rangka meningkatkan profesionalisme kinerja aparatur peradilan dan reformasi birokrasi di bidang peradilan,” demikian pertimbangan Ketua MA Prof. Dr. Hatta Ali, S.H., M.H.

Bersamaan dengan itu, kenaikan kelas juga dialami pengadilan-pengadilan di lingkungan peradilan umum dan peradilan militer.  Di lingkungan peradilan umum, berdasarkan Keputusan Ketua MA Nomor 36 /KMA/SK/II/2017, 46 Pengadilan Negeri (PN) kelas II menjadi kelas IB dan 17 PN kelas IB menjadi kelas IA. Sementara itu, di lingkungan peradilan militer, berdasarkan Keputusan Ketua MA Nomor 39 /KMA/SK/II/2017, tiga pengadilan militer tipe B menjadi tipe A.

“Setelah 50 PA dan dua MS naik kelasnya, sekarang pengadilan tingkat pertama di lingkungan peradilan agama terdiri dari 76 kelas IA, 109 kelas IB dan 174 kelas II. Totalnya 359,” kata Dirjen Badilag Drs. H. Abdul Manaf, M.H., sambil mengintip data di komputer tabletnya, pekan lalu di ruang kerjanya. Jumlah pengadilan itu segera bertambah, mengingat ada 53 pengadilan tingkat pertama di lingkungan peradilan agama yang sudah dibentuk namun belum dioperasikan.

 
Februari 22, 2017

SIPP, antara Lari Marathon dan Lari di Tempat

PDF Cetak Surel

Dengan sorot mata tajamnya, sesaat setelah disodori data perkembangan implementasi SIPP (Sistem Informasi Penelusuran Perkara) di lingkungan peradilan agama, pekan lalu, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Drs. H. Abdul Manaf, M.H. langsung bertanya, “PA-PA mana yang SIPP-nya masih jelek?”

Dirjen Badilag memerlukan informasi perihal “nila setitik” itu supaya “susu sebelanga” tidak disangka rusak semua. Sebab, ada persepsi, implementasi SIPP di lingkungan peradilan agama masih jauh panggang dari api. “PA-PA yang SIPP-nya masih jelek perlu kita ingatkan melalui pembinaan, khususnya dengan telekonferensi,” kata Pak Dirjen.

Tahun 2017 adalah tahun ke-2 SIPP diimplementasikan di lingkungan peradilan agama. Kalau dihitung sejak beredarnya surat Dirjen Badilag Nomor 0458/DjA/HM.02.3/2/2016, tanggal  11 Februari 2016, yang menjadi tonggak awal implementasi SIPP di lingkungan peradilan agama, berarti aplikasi ini genap dipakai setahun.

Mari kita ucapkan happy birthday yang pertama untuk SIPP peradilan agama!

 
Januari 18, 2017

Layanan Terpadu di Peradilan Agama Meningkat Sangat Drastis

PDF Cetak Surel

 

Jakarta | badilag.mahkamahagung.go.id

15965872_10208222237942094_2091044878916749013_n

Jumlah layanan terpadu isbat nikah yang diselenggarakan Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah bersama Kantor Kementerian Agama dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di berbagai wilayah di Indonesia pada tahun 2016 meningkat sangat drastis dibandingkan tahun 2015.

Berdasarkan data yang dihimpun Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Ditjen Badilag, sepanjang tahun 2016 pelayanan terpadu terselenggara di 362 lokasi dan jumlah perkara yang disidangkan 16.392. Pada tahun sebelumnya, pelayanan terpadu terselenggara di 69 lokasi dan jumlah perkara yang disidangkan 1.976.

Dengan demikian, jumlah lokasi pelayanan terpadu meningkat 424 persen dan jumlah perkara yang disidangkan dalam pelayanan terpadu meningkat 729 persen.

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 18 Januari 2017 10:30
 


<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 11

KETUA & WAKIL KETUA

  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Agenda Kegiatan

Pebruari 2017
Se Se Ra Ka Ju Sa Mi
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28

Aplikasi Online

PERPUS

 

Pendapat Anda

Menurut Anda Pelayanan Pengadilan Agama Kab. Madiun?
 

top